Kebijakan Tegas: Pembatasan Usia Angkot Tua di Bogor Tetap Berlanjut Meski Ada Protes Sopir
Pembatasan Usia Angkot Bogor, Razia Angkot Tua, Transportasi Kota Bogor, Peremajaan Angkot, Dishub Kota Bogor.
Angkot 20 Tahun, Protes Sopir Angkot, Regulasi Angkutan Umum.
Bogor Konsisten Terapkan Aturan Batas Usia Angkot
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil langkah tegas dalam upaya peremajaan transportasi publik. Kebijakan Pembatasan Usia Angkot Bogor maksimal 20 tahun dipastikan akan terus berlanjut, meskipun sempat menuai protes dan unjuk rasa dari sejumlah pemilik dan sopir angkot di Balai Kota Bogor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Buliarto, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah amanah dari Peraturan Daerah (Perda) yang harus diimplementasikan. Program penghapusan sekitar 1.940 unit angkot tua yang usianya melebihi batas akan terus berjalan dan ditargetkan selesai pada 1 Januari 2026.
Razia Angkot Tua Terus Digelar Rutin
Untuk memastikan ketertiban dan keselamatan penumpang, Razia Angkot Tua di Bogor akan tetap dilaksanakan secara rutin. Angkot yang terjaring razia dan dianggap tidak laik jalan akan ditahan oleh Dishub.
Meskipun mendapat penolakan, Dishub menjalankan prosedur yang telah ditetapkan, termasuk memberikan sanksi tilang. Kendaraan yang ditahan akan dikembalikan kepada pemilik dengan syarat membuat surat pernyataan untuk tidak dioperasikan kembali. Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Bogor dalam menciptakan layanan transportasi Kota Bogor yang aman dan nyaman.
Protes Sopir dan Respon Pemerintah
Unjuk rasa yang dilakukan oleh sopir dan pemilik angkot merupakan bentuk kekhawatiran terhadap mata pencaharian mereka. Namun, pihak Dishub menegaskan bahwa mereka hanya melaksanakan amanat regulasi, dan kebijakan ini bukan semata-mata keinginan pemerintah daerah.
Pemerintah telah memberikan masa toleransi yang cukup panjang, di mana aturan batas usia angkot direvisi menjadi 20 tahun sejak tahun 2023. Selain itu, Pemkot Bogor juga membuka opsi solusi bagi para sopir yang terdampak, salah satunya dengan memberikan peluang untuk menjadi pengemudi bus modern seperti Biskita Transpakuan **
Mengapa Peremajaan Angkot Penting?
Kebijakan peremajaan angkot ini merupakan bagian dari penataan menyeluruh sistem transportasi di Kota Bogor. Tujuan utamanya meliputi:
- Peningkatan Keselamatan: Angkot tua cenderung memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi dan kondisi mesin yang kurang prima.
- Kenyamanan Penumpang: Kendaraan yang lebih baru diharapkan memberikan pelayanan yang lebih baik dan nyaman.
- Penataan Lalu Lintas: Pengurangan jumlah angkot tua sejalan dengan program rerouting dan penguatan layanan transportasi massal modern.
Dengan konsistensi dalam menerapkan Perda, Pemkot Bogor berharap dapat mencapai pembangunan transportasi yang lebih teratur, aman, dan efisien, meskipun harus menghadapi dinamika protes dari para sopir dan pemilik angkot 20 tahun yang terdampak. Regulasi ini menjadi penanda penting dalam modernisasi angkutan umum di Bogor.
Sabtu 25/10/2025